Monday, 27 August 2012

Keunikan Lebah Madu

Lebah Madu

Seperti kita ketahui, lebah merupakan jenis serangga yang hidup secara berkelompok dan bertempat tinggal dalam sebuah sarang dari lilin. Dalam satu koloni, biasanya akan dipimpin oleh seekor ratu lebah. Yang mana ratu lebah itu tinggal maka akan dikuti oleh koloninya.



Namun sebenarnya tidak semua lebah hiduo secara berkelompok. Dialam bebas, ada lebah yang hidup sendiri atau disebut sebagai lebah soliter. Lebah soliter akan bekerja membangun sendiri sarangnya dan mencari makan hanya untuk keturunannya tanpa ada bantuan dari lebah-lebah lain. Lebah soliter ini biasanya hidup nomaden (berpindah-pindah) dan akan meninggalkan sarangnya pada saat keturunannya masih remaja atau mati. Lebah-lebah soliter ini tentunya tidak memiliki produksi madu yang banyak dan tidak bagus untuk dibudidayakan. Lebah madu bukan jenis lebah soliter. Pada umumnya, lebah madu akan hidup berkelompok dan lebah pekerja akan mencari makanan untuk koloninya meskipun mereka sanggup mencari nectar untuk dirinya sendiri. Hal ini dikarenakan, lebah madu yang terisolir dan atau terusir dari koloninya akan mudah mati. Walaupun sebagian besar lebah madu mampu mengatur suhu sarangnyapada musim dingin, namun dengan hidup sendiri lebah madu tidak mampu menghangatkan badannya.

Oleh karena itu, untuk mengatasi perubahan suhu dalam sarangnya, anggota koloni lebah madu harus merapatkan diri. Tidsk hanya suhu yang mereka lawan, tetapi juga  adanya serangan predator atau pemangsa lebah madu. Lebah madu akan menghadapinya secara bersama-sama jika merasa koloninya terganggu dengan kehadiran hewan lain. Lebah madu tidak akan sanggup menghadapi musuhnya jika hanya sendiri karena lebah madu hanya memiliki satu kesempatan untu menyengat. Setelah menyengat, lebah madu akan mati karena alat penyengatnya akan terputus dan akan tertinggal pada hewan atau predator yang disengatnya.

Koloni lebah madu sangat sifat yang unik, dimana setiap anggota koloninya memiliki fungsi biologis dan bentuk fisik yang berbeda. Itulah salah satu kehebatan lebah madu. Bentuk dan ukuran tubuh, insting, dan tugas yang berbeda setiap golongan dan individu lebah madu telah terprogram sedemikian rupa. Mereka akan saling bekerjasama dan melindungi, dan ini merupakan salah satu contoh social yang tinggi yang dicperagakan oleh koloni lebah yang sangat menakjubkan. Bagaimana dengan kita ?
Dalam satu koloni lebah madu beranggotakan satu ekor ratu lebah madu, puluhan hingga ratusan lebah jantan, serta belasan ribu hingga puluhan ribu lebah pekerja. Selain, anggota-anggota tersebut, didalam sarang juga terdapat telur-telur, larva, dan pupa yang di hasilkan oleh ratu lebah. Jika ingin menilik lebih dekat fungsi dan tugas dari anggota lebah tersebut, Anda dapat mempelajari disini selain menambah wawasan keilmuan tentang perlebahan Anda juga dapat menentukan perlakuan yang pas untuk lebah madu yang akan anda budi dayakan jika anda ada keinginan.
  1. Lebah Ratu
Menilik dari namanya, anggota lebah ini tentu saja bukan sembarang lebah. Lebah ratu merupakan pemimpin pada koloninya. Bahkan bisa dikatakan sebagai raja dalam satu koloni, juga tidak ideal jika satu koloni tidak ada seekor ratu lebah. Lebah ratu mempunyai cirri fisik badan yang paling besar diantara lebah-lebah madu yang lain, mempunyai antenna 12 buku di kepalanya, memiliki sayap yang kecil, dan kakinya tidak dilengkapi dengan kantung yang berfungsi untuk membawa tepung sari. Pada saat larva,calon ratu lebah ini diberi makanan royal jelly yang kaya akan khasiat. Lebah ratu tidak bisa mencari makan sendiri, kemanapun ia pergi beberapa lebah pekerja akan mengikutinya dan memberi makan pada ratu lebah.
Dalam sebuah koloni, bisa saja terbentuk dua calon lebah ratu. Namun, seperti halnya manusia didunia perlebahan juga hanya mengenal satu pemimpin. Kedua calon lebah ratu tersebut akan berkelahi dan berusaha menjadi nomor satu di antara mereka. Calon lebah ratu akan menggunakan sengatan dalam berkelahi. Namun, uniknya lebah ratu tidak akan menyengat manusia meskipun diusik. Dari perkelahian tersebut hanya satu yang akan menang dan menjadi ratu lebah. Ironisnya, lebah yang kalah akan terusir dari koloninya, dan jika beruntung calon lebah ratu yang kalah tadi akan diikuti oleh beberapa lebah pekerja yang masih setia padanya. Lebah ratu mempunyai tugas utama yaitu untuk menjaga kelangsungan hidup koloni dengan cara menghasilkan telur yang banyak.
Kehidupan lebah ratu sangat unik, selama hidupnya lebah ratu akan kawin sekali, yaitu saat memasuki masa dewasa atau memasuki umur 23 hari. Lebah ratu akan memilih salah satu diantara ratusan lebah jantan yang paling kuat untuk mengawini dalam sayembara terbang. Saat, terbang lebah ratu akan menmpung sperma lebah jantan dalam organ didalam tubuhnya yang disebut dengan spermatheca. Jika spermatheca lebah ratu belum banyak dimasuki sperma maka lebah ratu akan bisa memilih lagi lebah jantan lainnya untuk mengawininya. Lebah ratu akan mulai bertelur 2-3 hari pasca perkawinan, serta akan berhenti bertelur ketika simpanan sperma yang tersedia habis. Perlu di ketahui pula bahwa sperma tersebut dapat disimpan dalam kantong sperma paling lam 2 tahun setelah perkawinan. Lebah ratu mampu bertelur hingga berumur 3-5 tahun, jumlah telur yang dihasilkan adalah berkisar antara 1.000- 2.000 telur per hari.
Selam hidupnya lebah ratu hanya mempunyai tugas untuk bertelur. Meskipun tidak dibuahi oleh lebah jantan, lebah ratu masih bisa bertelur. Telur lebah ratu yang tanpa dibuahi oleh lebah jantan akan menjadi lebah jantan. Dan seekor lebah ratu dapat hidup hingga lima tahun atau saat lebah betina dari telurnya mengambil alih pimpinannya.
  1. Lebah Jantan
Ukuran tubuh lebah jantan ini tentunya lebih kecil dibanding dengan lebah ratu tetapi lebih besar disbanding dengan lebah pekerja atau lebah prajurit. Lebah ini berasal dari telur lebah ratu yang tidak dibuahi oleh lebah jantan. Dengungan lebah jantan ini lebih keras daripada lebah lainnya. Lebah madu jantan mempunyai dua mata di sisi kepala yang lebih besar dari lebah lainnya, lebah ini tidak mempunyai kantung atau keranjang pollen dikakinya dan selang pipa untuk mengisap madu dari bunga. Lebah jantan saat masih bentuk larva hanya diberi nectar dan madu biasa. Lebah jantan hanya mempunyai masa hidup yang relative cepat disbanding dengan lebah ratu yaitu seketar 3 bulan, lebah jantan mempunyai tugas mengawini lebah ratu yang masih perawan dalam sayembara terbang.
Perkawinan antara lebah jantan dengan lebah ratu yang terpilih melalui sayembara terbang dan terjadi perkawinan di udara. Perkawinan tersebut terjadi di siang hari saat cuaca cerah dan suhu berada diatas 18 derajat celcius,dengan kecepatan angin dibawah 18 km/jam, seusai kawin keduanya akan jatuh ketanah lebah madu jantan akan mati karena kantong spermanya terpisah dan tertinggal dalam kantong sperma lebah ratu, sedaangkan lebah ratu akan terbang kembali kedalam sarang. Lebah jantan tidak dapat mencari makanan sendiri mereka menerima makanan dari lebah pekerja. Porsi makannya pun besar dari lebah prajurit, namun lebah madu jantan mempunyai tugas lainnya yaitu membantu lebah pekerja dalam membersihkan dan menjaga sarang, saat musim kawin usai, lebah jantan yang tidak terpilih untuk mengawini lebah ratu akan diabaikan oleh lebah lainnya, mereka dianggap tidak berguna terkadang lebah jantan akan dibinasakan atau diusir dari sarangnya oleh lebah pekerja pada musim paceklik tiba. Hal ini dilakukan karena persediaan bahan makanan tidak mencukupi dan berkurang.
  1. Lebah Pekerja
Dalam satu koloni jumlah lebah pekerja lebih banyak disbanding dengan lebah madu lainya, lebah pekerja yaitu lebah betina yang organ reproduksinya tidak sempurna, ukuran lebih kecil daripada lebah ratu dan lebah jantan. Ukuran tubuhnya pun lebih ramping, warna tubuhnya gelap, dan mempunyai ekor dan mempunyai sengat sekali pakai. Lebah pekerja sangat protektif terhadap sarangnya, lebah ini tidak segan-segan untuk menyerang apapun yang mengganggu atau berusaha memasuki sarangnya. Uniknya, meskipun neniliki sengat lebah pekerja tidak akan pernah menyengat lebah ratu. Lebah pekerja mempunyai indera yang tajam, yang digunakan untuk mencari jalan agar  tidak tersesat dalam mencari sumber makanan. Lebah pekerja dibagi menjadi tiga bagian pada tiap koloninya (kelompok) yang mana masing-masing bagian mempunyai fungsi dan tugas sendiri. Ketiga bagian tersebut adalah :
  1. Lebah Perawat
Lebah perawat terdiri atas lebah-lebah yang baru dilahirkan, tugasnya adalah membersihkan sarang, merawat lebah ratu, dan member pakan larva-larva yang ada di dalam kotak persegi. Perawatan larva dilakukan selama 3 hari pertama sampai 10 hari. Setelah itu, lebah pekerja bertugas memoles sisiran sarang lebah dengan lilin atau malam untuk memperkuat sarang.
  1. Lebah Pencari Sumber Makanan
Lebah pekerja mencari makanan biasanya dilakukan oleh lebah pekerja tertua dan tergesit dalam koloninya. Tugas lebah pekerja adalah mencari sumber makanan berupa nectar, pollen, dan propolis dengan kualitas yang baik untuk bahan makanan lebah ratu dan larva. Setelah lebah pekerja mendapatkan makanan, mereka memberitahukan kepada lebah pengumpul. Jika musim penghujan labah pekerja hanya akan mencari sumber makanan didekat sarangnya atau  kawasan yang terjangkau. Namun, jika musim paceklik datang mereka akan pergi agak jauh dari sarangnya untuk menemukan sumber makanan.
  1. Lebah Pengumpul
Lebah pengumpul mempunyai tugas utama untuk mengumpulkan dan membawa makanan dari sumber makanan yang dibawanya ke sarangnya. Pengumpulan pollen yang dilakukan lebah pengumpul akan dilakukan dari jenis bunga yang sama terlebih dahulu. Saat pengumpulan, lebah akan mencampurkan pollen dengan sedikit madu dari mulutnya sehingga membentuk gumpalan pollen yang disimpan pada kantung kaki. Lebah yang mengumpulkan nectar akan menghisap nectar dari bunga-bunga menggunakan lidahnya yang panjang, nectar tersebut disimpan dalam sel maduyang terbuka.
Akan tetapi pebagian tugas tersebut tidaklah  berlaku mutlak, tugas yang dilakukan oleh lebah pekerja berubah-ubah tergantung kondisi lingkungan. Lebah pekerja hanya akan mengumpulkan makanan pada suhu 15 – 40 derajat celcius. Ketika suhu diatas 32 derajat lebah pekerja akan mencari dan akan mengumpulkan air untuk mendinginkan sarangnya, umur lebah pekerja relatif pendek yaitu berkisar 35 – 50 hari.

sumber: http://www.arbainweb.com/tahukah-anda/87-keunikan-koloni-dan-tugas-lebah-madu.html

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner